SISTEM EKONOMI SEDEKAH
Series
www.baitulmaalbestari.org,Sistem ekonomi koq nirlaba, mana bisa? Tentu saja bisa. Sebenarnya sistem ekonomi negara juga
nirlaba. Negara berjalan dengan prinsip
nirlaba. Bukan prinsip bisnis yang
fokusnya profit. Pemahaman akan prinsip
nirlaba membuat para penyelenggara negara bisa fokus pada benefit bagi
masyarakat. Berbagai aturan, prosedur,
instrumen, dan lembaga dibuat untuk melayani kebutuhan masyarakat. Terutama masyarakat menengah ke bawah.
Nirlaba artinya tidak cari profit, tetapi fokus membesarkan
benefit (manfaat). Sistem ekonomi
sedekah fokus untuk menebar benefit bagi masyarakat di sektor-sektor ekonomi
yang sangat penting. Sektor ekonomi yang sangat penting bagi masyarakat ada
tujuh (7), yaitu : finansial, pangan, sandang, perumahan, pekerjaan,
pendidikan, dan kesehatan.
Di sektor finansial, sistem ekonomi nirlaba membuat sistem
pinjaman dana tanpa bunga dengan cicilan ringan. Di sektor pangan dan sandang menyediakan bahan
pangan utama dan pakaian dengan harga murah, stabil dan konsisten. Di sektor perumahan, menyediakan rumah /
apartemen yang bisa disewa dengan harga rendah.
Di sektor pekerjaan, bisa membuka lapangan kerja yang layak. Di sektor pendidikan, membuka sarana
pendidikan khusus yang fokus pada keterampilan praktis. Di sektor kesehatan, memberikan edukasi pada
masyarakat untuk bisa hidup sehat dan produktif.
Itu tujuan-tujuan sistem ekonomi sedekah. Strateginya yaitu dengan memiliki asset-asset
produksi dan membangun jalur-jalur distribusinya. Sepertinya utopis. Tetapi bila dilihat urgensi dan
signifikansinya, hal tersebut harus diperjuangkan meskipun sangat berat dan
panjang.
Di sisi lain, hal-hal tersebut pun beririsan dengan tugas
negara. Kita bisa saja mengatakan, tak
usah urusi hal-hal tersebut. Serahkan
saja pada negara. Tetapi bila melihat
kinerja dan kemampuan negara yang terbatas, maka mengusahakan itu semua harusnya
menjadi semangat semua warga negara.
Sekarang ini, negara menjalankan sistem ekonomi kapitalis /
riba. Lembaga-lembaga keuangan negara
bekerja dengan sistem riba. Warga negara
yang butuh dana harus juga membayar bunga yang memberatkan dari BUMN bank
negara. Sama saja dengan bank milik
swasta. Memang ada juga lembaga dan program
keuangan yang membantu permodalan usaha-usaha kecil masyarakat. Tetapi porsinya masih sangat kecil. Bukan merupakan kebijakan strategis negara.
Prinsip nirlaba dalam sektor keuangan ini punya potensi
besar untuk lebih kuat dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Dengan modal bisnis dari dana pinjaman tanpa
bunga dan cicilan ringan, bisnis masyarakat bisa berkembang pesat tanpa terlalu
dibebani oleh bunga pinjaman. Karena
bunga pinjaman tidak ada, maka uangnya bisa berputar di sektor ekonomi riil
lebih cepat dan lebih luas. Tidak
tertimbun di lembaga keuangan.
Nirlaba, prinsip yang luar biasa. Memang tidak hasilkan profit, tetapi
benefitnya justru bisa memajukan perekonomian masyarakat lebih cepat. Dan ketika ekonomi masyarakat melaju cepat,
tentu negara juga diuntungkan. Ayo kita
dukung sistem ekonomi sedekah yang memajukan dan berkah.
No comments:
Post a Comment